Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi The PHP Temporary Directory Is Not Set Di Joomla




Masih di seputar CMS Joomla, versi 2.5.28, yang ini kasusnya adalah The PHP Temporary Directory Is Not Set.

Secara detil deskripsi masalah ini dapat di lihat di back-end :  Extension Manager > Warnings.

Lihat gambar.



















Solusinya masih sama seperti pada artikel ini How To Fix Small PHP File Upload Size yaitu sebagai berikut :

1. Cari file php.ini

Lihat di back-end : Site > System Informations > PHP Settings, lalu cari Session Save Path, kemudian bisa saya ketahui file php.ini letaknya berada di /var/lib/php5.

Karena saya mengunakan web hosting, saya cari saja melalui Spanel ( Similiar Cpanel ).

N.B : Kalau anda memakai webserver sendiri dengan sistem operasi linux debian/ ubuntu, maka coba baca cara ini.


2. Edit file php.ini.

Agar aman, backup dahulu file php.ini, kemudian disunting (edit).

Tambahkan baris berikut ini, letakan saja di urutan paling bawah,
#Tempat dir tmp nya tidak harus seperti contoh dibawah ini, tolong anda sesuaikan sendiri.
upload_tmp_dir=/var/www/nama-domain.co.id/tmp
Lalu simpan.

Mudahnya, samakan saja dengan (di back-end) : Site > Global Configuration > Server, Path to Temp Folder.

Lihat gambar.























Pastikan juga Dir Tmp access permission nya sudah Writable.

Lihat di back-end : Site > System Information > Directory Permissions, lalu gulir ke bawah (scroll down) cari :

/var/www/nama-domain.co.id/logs (Log directory) Writable
/var/www/nama-domain.co.id/tmp (Temp directory)         Writable

Lihat gambar.


















3. Periksa hasilnya. 

Di back-end :  Extension Manager > Warnings.

Seharusnya masalah sudah teratasi.

Lihat gambar.


























4. Selesai.

Semoga bisa membantu!

Cara Mengatasi Small PHP File Upload Size Di Joomla




Pada kasus ini di CMS Joomla, versi 2.5.28 dengan detil deskripsi masalah sbb :

" The maximum file size for uploads is set to less than 2MB which may impact on uploading large extensions. "

Detil deskripsi masalah seperti ini pada joomla dapat dilihat di back-end :  Extension Manager > Warnings.

Lihat gambar.
































Solusinya sebagai berikut :

1. Cari file php.ini

Mudahnya bisa di lihat di back-end : Site > System Informations > PHP Settings, lalu cari Session Save Path, dalam kasus saya file php.ini letaknya berada di /var/lib/php5.

Karena saya mengunakan web hosting maka saya cari saja melalui Spanel ( Similiar Cpanel ).

N.B : Kalau anda memakai webserver sendiri dengan sistem operasi linux debian/ ubuntu maka coba baca cara ini.


2. Edit file php.ini.

Agar aman, backup dahulu file php.ini, kemudian di sunting (edit).

Berikut isi default dari file php.ini yang saya buka.
extension=curl.so
extension=gd.so
extension=mysql.so
memory_limit=512M
post_max_size=256M

Tambahkan,
#Tidak harus seperti contoh dibawah ini, tolong anda sesuaikan sendiri.
upload_max_filesize=300M
max_execution_time=3000
max_input_time=3000
memory_limit=1000M

Di ubah menjadi,
extension=curl.so
extension=gd.so
extension=mysql.so
memory_limit=256M
post_max_size=300M
upload_max_filesize=300M
max_execution_time=3000
max_input_time=3000
memory_limit=1000M

Lalu simpan.



3. Periksa hasilnya. 

Di back-end :  Extension Manager > Warnings.

Seharusnya masalah sudah teratasi.

Lihat gambar.

























4. Selesai.

Semoga bisa membantu!

Merubah Limit Size Di Php.ini Untuk Upload/ Import Database/ File Via Web



Seringkali saya terkendala import database sebuah website dari satu webserver ke webserver lainnya, karena disebabkan batasan ukuran untuk import file .sql lewat PhpMyAdmin (GUI), walaupun bisa juga import database .sql lewat terminal.

Awalnya saya ubah/ tingkatkan sedikit, namun setelah banyak hosting web, beberapa aplikasi yang berbasis web juga membutuhkan batasan ukuran upload file yang berbeda. Seperti : Moodle, Tracmor, Joomla dsb.

Jadi, agar tidak diatur berulang kali, maka saya besarkan saja sekalian namun dengan perhitungan juga.

1. Edit file php.ini.
nano /etc/php5/apache2/php.ini

2. Cari dibawah ini satu per satu dengan Ctrl+w.
post_max_size, upload_max_filesize, max_execution_time, max_input_time, memory_limit.
Edit menjadi seperti dibawah ini.
post_max_size = 300M 
upload_max_filesize = 300M 
max_execution_time = 3000 
max_input_time = 3000 
memory_limit = 1000M 

atau ubahlah sesuai keinginan anda.
N.B :
-- Ram memori webserver saya totalnya 6 GB
-- HDD 500 GB

3. Restart service apache2.
service apache2 restart

4. Login ke phpmyadmin.

http://ip-address-webserver/phpmyadmin
atau
http://nama-domain/phpmyadmin
kemudian import file database .sql dan tunggu hingga prosesnya selesai.


*Cara alternatif  lainnya adalah buka php.ini dengan WinSCP/ Filezilla lalu edit.

Semoga bermanfaat!