Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label DNS Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DNS Server. Tampilkan semua postingan

Named [1822] error [network unreachable] resolving, Bind9 [ DNS Server ] Debian/Ubuntu



[ Update, 25 April 2015 ]

Ada lagi penampakan yang seperti dibawah ini di syslog yang merupakan informasi dari aktivitas Bind9.

named[1922] error [network unreachable] resolving ....

kemudian saya lakukan cek firewall rules, seperti port yang terbuka (open) walaupun saya yakin di firewall ini tidak ada masalah, tidak ada yang diblok olehnya terkait masalah diatas.

lalu saya cek juga iptables rules, salah satunya dengan,
iptables -L -n
netstat -tulpn | grep :53

dan tidak ada masalah juga disini. Namun, saya lihat & ingat ada 1 rule iptables yang saya tambahkan,
nano /etc/iptables/rules.v4
-A INPUT -p tcp -m state --state NEW --dport 53 -j ACCEPT

saya melakukan instalasi iptables-persistent,
apt-get install iptables-persistent

ada terlintas ini adalah spoofing attack, untuk awal pencegahan pada sysctl.conf sudah saya enable saat pertama kali install OS,
#Enable IP spoofing protection, turn on source route verification 
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1

dan ada beberapa usaha lagi yang saya lakukan, sampai pada akhirnya kembali lagi coba cek konfigurasi bind9, adakah syntax yang menyebabkan masalah ini, atau ada syntax yang harus ditambahkan dsb.


singkat cerita, solusi yang saya temukan untuk kasus saya di bind9 ini dengan,
cd /etc/bind9
nano /named.conf.options

lalu saya tambahkan,
# setelah syntax forwarders tambahkan, walaupun sepertinya ini tidak perlu, ragu saya
forward first;
#dan tambahkan juga syntax ini
query-source address * port 53;
#dan set 2 syntax berikut menjadi no
dnssec-enable no;
dnssec-validation no;
#dan tambahkan juga syntax
dnssec-lookaside auto;
kemudian restart service bind9
service bind9 restart

cek hasil dengan memantau kinerja bind9 dengan,
tail -f /var/log/syslog

dan masalah diatas tidak terlihat lagi, hmm....masih ada beberapa hal yang terlintas dipikiran saya... btw cmiiw.

namun hati-hati saat menambahkan syntax diatas, yang berarti query-source address sudah kita tentukan pada port 53, ini akan memudahkan orang luar untuk melakukan serangan ke dns server kita.

Selamat mencoba !  

Disabling EDNS or Reducing The Advertised Packet Size, Bind9 [ DNS Server ] Debian/ Ubuntu



Kira-kira seperti dibawah ini yang sering saya lihat di /var/log/syslog.
success resolving ... (query etc) ... after reducing the advertised EDNS UDP packet size to 512 octets
success resolving ... (another query etc.) ... after disabling EDNS.

Saya mengunakan bind9 sebagai DNS Server mengunakan sistem operasi Debian 7 (wheezy), sebenarnya informasi edns di log tersebut bukanlah sebuah masalah (error) jadi tidak perlu diperbaiki, namun hal ini cukup menganggu saya.

Ini bisa juga diatasi dengan konfigurasi syntax edns-udp-size, max-udp-size & server ip_address edns no.

sebagai solusi cepat maka saya atasi saja dengan disable log edns.

ke dir bind lalu buka named.conf ,
cd /etc/bind
nano /named.conf

tambahkan syntax berikut,
logging {
category edns-disabled { null; }
};

simpan kemudian restart service bind9,
service bind9 restart

lihat kembali syslog, seharusnya log edns seperti diatas sudah tidak ada lagi.

Selamat Mencoba !

Query (Cache) Denied, Bind9 [ DNS Server ] Debian/Ubuntu



Dalam mengelola dns server [ bind9 ], kadangkala saya mengawasi (monitoring) syslog, lalu bila ada temuan yang menganggu akan saya coba langsung perbaiki.

Saya lagi rajin hari ini, akan share caranya di blog ini dan hal ini penting juga bagi saya yang suka pelupa, karena terkadang..  eh bukan "sering" tidak saya catat cara mengatasi masalah sistem di server, ini kebiasaan "malas" yang buruk, jangan ditiru ya. :D

DNS Server ditempat saya mengunakan sistem operasi Debian 7 (Wheezy), namaun cara dibawah ini juga bisa diterapkan untuk DNS Server yang bersistem operasi Ubuntu Server 12.04/ 14.04.

Bagi yang belum mengetahui maka begini cara mengawasinya bisa via terminal atau via GUI dengan webmin, sbb :

Via terminal.
apt-get update
apt-get install ccze
tail -f /var/log/syslog | ccze

Via GUI dengan webmin.
Login > System > System Logs > File /var/log/syslog > View.

N.B : Instal dulu webmin di server anda.

Kembali ke topik, permasalahan yang saya hadapi adalah terlihat adanya query (cache) denied.

Cara mengatasinya dengan.
cd /etc/bind
nano named.conf.options

Kemudian cari,
allow-query { no; };

Dan diubah sepert ini,
allow-query { any; };

N.B : Kalau tidak ada tambahkan saja, seperti syntax diatas.

Lalu simpan & restart service bind
service bind9 restart

Periksa kembali syslog, harusnya masalah ini sudah teratasi. Selesai.

Semoga Bisa Membantu!

Bind9 : error (no valid RRSIG) resolving


DNS Server, memakai Debian 7 (Wheezy)

Log sistem sangat membantu sistem admin untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada server, error ini saya ketahui dari /var/log/syslog.

Setelah beberapa percobaan ketemu juga letak kesalahannya dengan solusi sebagai berikut.

buka file named.local.options dengan

 nano /etc/bind/named.local.options


cari

 dnssec-enable auto;


lalu diubah (comment out [ // ] ) menjadi

 //dnssec-enable no;


Simpan & keluar.

kemudian restart bind9

 service bind9 restart



 Selamat Mencoba ! :)

MEMBUAT DNS SERVER DENGAN UBUNTU SERVER



Konfigurasi ini berlaku dan telah saya terapkan pada komputer server dengan sistem operasi Ubuntu Server 10.04 & 12.04. Tutorial ini baru sempat dibuat sekalian juga sebagai catatan pribadi kalau saya sendiri yang lupa...maklum sudah mulai pikun....hehe :D.

Tahapan Konfigurasi DNS Server.

1. buka Putty, koneksi ke ubuntu server dan login sebagai root.

2. masuk ke direktori bind dengan " cd /etc/bind ".

3. jika ingin melihat isi direktori bind ketikan " ls ", karena ada 2 buah file yang akan di duplikasi dengan perintah " cp db.local db.nama_domainmu ".

contoh : cp db.local db.raja.web.id


lalu,

  " cp db.127 db.awal_ip_addressmu "

contoh : cp db.127 db.192

catatan : tidak harus alias bisa sesuai keinginan kita, nama ini hanya mengikuti sistem seperti db.127, karena ip (network) serverku 192.168.20.1


4. edit file db.raja.web.id dengan perintah " nano db.raja.web.id ".

ganti localhost dengan nama_domainmu, dan editlah seperti contoh dibawah ini :




















pastikan tidak yang salah, dalam penulisan syntax yang salah saja seperti " . " atau " , " atau " } " dan sebagainya, karena nanti pada saat test DNS Server akan ada notifikasi error.

simpan dengan " ctrl+o " dan keluar editor dengan " ctrl+x ".


5. edit file db.192 dengan perintah " nano db.192 ".

ganti localhost dengan nama_domainmu, dan editlah seperti contoh dibawah ini :


















pastikan tidak yang salah, dalam penulisan syntax yang salah saja seperti " . " atau " , " atau " } " dan sebaigainya, karena nanti pada saat test DNS Server akan ada notifikasi error.

simpan dengan " ctrl+o " dan keluar editor dengan " ctrl+x ".


6. sekarang kita edit file named.conf.local dengan " nano named.conf.local "

hilangkan tanda pagar " # " yang ada di depan " include "/etc/bind/zones.rfc1918";  ."
lalu tambahkan beberapa baris berikut :

include "/etc/bind/zones.rfc1918";

zone "raja.web.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.raja.web.id"
};

zone "20.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192"
};

include "/etc/bind/rndc.key";

ganti localhost dengan nama_domainmu, dan editlah seperti contoh dibawah ini :


















pastikan tidak yang salah, dalam penulisan syntax yang salah saja seperti " . " atau " , " atau " } " dan sebaigainya, karena nanti pada saat test DNS Server akan ada notifikasi error.

simpan dengan " ctrl+o " dan keluar editor dengan " ctrl+x ".


7. kemudian kita edit named.conf.options dengan " nano named.conf.options ".

hilangkan tanda " // " sebelum " forwarders { " dan sebelum " }; "
lalu tambahkan beberapa DNS Server atau sesuaikan dengan DNS Server yang didapatkan dari ISP-mu, seperti gambar dibawah ini :






























simpan dengan " ctrl+o " dan keluar editor dengan " ctrl+x ".


8. edit file hosts dengan perintah " nano /etc/hosts ".

tambahkan ip servermu berikut deskripsinya sebagai apa agar nanti bisa terbaca oleh sistem.

ip_servermu       deskripsi_server

contoh :

192.168.20.1     raja.web.id proxy.raja.web.id router.raja.web.id

 seperti dibawah ini :















simpan dengan "ctrl+o" dan keluar editor dengan "ctrl+x".


9. edit file resolv.conf dengan " nano /etc/resolv.conf ".

tambahkan, nameserver     ip_ipservermu

contoh : nameserver    192.168.20.1

seperti contoh dibawah ini :












simpan dengan " ctrl+o " dan keluar editor dengan " ctrl+x ".


Restart Service Bind9.

lakukan dengan perintah " service bind9 restart "

ini untuk mengaplikasikan konfigurasi kita diatas tadi agar bisa terbaca & dijalankan oleh sistem, dan jika  ada notifikasi error maka konfigurasi yang dibuat tadi ada yang salah, silahkan diperiksa ulang.


Tahap Test DNS Server.

disini kita akan cek konfigurasi si DNS Server, jika  ada notifikasi error maka konfigurasi yang dibuat tadi ada yang salah, silahkan diperiksa ulang lagi.

1. ketikan perintah " apt-get update ".

2. kita instal nslookup dengan perintah " apt-get install dnsutils ".

3. lalu test DNS Server /nama_domain yang kita buat tadi dengan ketikan perintah " nslookup raja.web.id ".

4. bisa juga di test dengan ketikan perintah " dig raja.web.id " atau " dig www.detik.com ".


Selesai. DNS Server telah sukses dibuat.